Tips Menentukan Hosting Yang Berkualitas
Hosting yaitu sebuah kawasan untuk menyimpan semua data sebuah blog atau website mulai dari gambar, artikel, template dan lainnya. Hosting intinya ada yang gratis dan ada yang berbayar atau dikenal dengan (self hosting), untuk hosting gratis banyak disediakan oleh penyedia hosting sekaligus domain gratis menyerupai Blogger, Wordpress (wordpress.com) dan masih banyak lagi.
Berapa besaran space (kuota) hosting yang disediakan oleh penyedia hosting gratisan? jawabannya beragam. Wordpress.com menyediakan space gratisan juga berbeda-beda, untuk Wordpress umum disediakan hosting gratis sebesar 3.072 MB namun untuk Wordpress kampus atau yang lebih dikenal dengan Student Blog hanya disediakan space sebesar 400 MB. Sementara untuk Blogspot kuota hosting yang disediakan tidak terbatas.
Kelebihan dan Kekurangan Hosting Gratis
Karena gratis maka pengguna hosting wajib tunduk terhadap hukum yang sudah ditetapkan oleh penyedia hosting. Jika suatu ketika terjadi peniadaan blog / website oleh pihak penyedia alasannya yaitu melanggar hukum pemilik tidak akan sanggup menuntut. Apakah tragedi ini akan terjadi atau pernah terjadi, jawabannya niscaya ia, salah satu misalnya sudah aku bahas pada artikel sebelumnya yaitu blog gratisan dari blogger.com dihapus oleh Google (blogger) dan tidak ada klarifikasi terkait peniadaan terhadap blog tersebut.
Karena gratis tentunya tidak diharapkan biaya untuk menyewa hosting yang harus dikeluarkan setiap bulan atau tahunnya. Biaya untuk menyewa hosting intinya juga tidak murah, dan untuk membeli hosting diluar negeri juga cukup agak repot untuk yang tidak pernah membeli sebelumnya.
Hosting Yang Berkualitas
Kembali ke topik pembahasan, hosting berbayar yang baik atau berkualitas berdasarkan aku standarnya yaitu tidak sering mengalami down atau perbaikan, kenapa hal ini penting alasannya yaitu kalau hosting server down sanggup dipastikan website atau blog tidak akan sanggup diakses dan tentunya akan mempengaruhi pada pengunjung blog yang ujungnya akan mempengaruhi SEO blog. Salah satu kriteria lain yang cukup penting yaitu kontak support (customer service) penyedia hosting sanggup dihubungi setiap ketika kalau terjadi persoalan yang menimpa blog kita menyerupai blog blank dan tidak sanggup diakses sama sekali.
Kriteria lain yang juga penting alasannya yaitu ini menyangkut harga yang harus dibayarkan yaitu harga hosting itu sendiri yang tidak terlalu mahal namun space atau kuota yang disediakan cukup besar. Dan kriteria lainnya yang juga tidak kalah penting yaitu fitur Cpanel yang disediakan oleh hosting tersebut cukup lengkap menyerupai MySql dll, hal ini amat penting alasannya yaitu untuk isi sebuah website sepenuhnya akan tersimpan di hosting dan dengan fitur lengkap akan memudahkan untuk membackup semua data di blog yang kita miliki kalau terjadi masalah.
Hosting Luar Atau Dalam Negeri
Bisa dikatakan hampir sebagian besar hosting yang dijual di Indonesia yaitu reseller dari hosting luar negeri. Artinya harga akan menjadi berbeda dengan kuota yang juga berkurang. Hal ini wajar-wajar saja alasannya yaitu bisnis tentu saja untuk mengambil untung. Untuk mendapat hosting dalam negeri lebih gampang alasannya yaitu cukup membayar ke bank lokal Indonesia. Sebaliknya untuk mendapat hosting luar negeri agak sedikit repot alasannya yaitu sistem pembayaran yang belum umum di Indonesia yaitu dengan kartu kredit atau Paypal.
Kendala umum lainnya kalau terjadi down pada website dengan hosting luar negeri (USA) kita harus berkomunikasi dengan bahas Inggris untuk meminta pinjaman kepada penyedia hosting, dikarenakan perbedaan waktu atau jam kerja di Indonesia dan di Amerika pelayanan agak sedikit lambat.
Untuk Saya sendiri semenjak awal mempunyai website dengan self hosting tidak pernah membeli hosting dari dalam negeri. Sekali lagi jaminan kualitas cantik untuk hosting luar negeri tidak selamanya benar, selft hosting yang aku beli pertama kali dan dari luar negeri hanya bertahan selama enam bulan sesudah itu down dan tidak sanggup diakses sama sekali dan parahnya perusahaan tersebut tidak bertanggung jawab dengan memperlihatkan data base hosting ke customer. Singkat dongeng perusahaan tersebut sudah bangkrut.
Rekomendasi Hosting
Untuk Anda pemula yang ingin mencoba memakai self hosting dengan website sasaran market yaitu pembaca Indonesia, sanggup menentukan hosting dalam negeri. Problem website down sangat mungkin akan kita alami dengan cukup kontak via SMS atau telepone permasalahan cepat diatasi. Namun kalau sasaran market atau pembaca yaitu luar negeri sanggup memakai jasa penyedia website dari luar negeri (USA).
Untuk penyedia jasa hosting dalam negeri sangat banyak jumlahnya, sanggup di cari di google. Untuk penyedia jasa hosting luar negeri aku sarankan untuk memakai hosting dari Hawkhost atau Godaddy, dua penyedia hosting dan domain ini sudah terbukti ampuh baik dari pelayanan customer 24 jam dan jarang mengalami down.
Kriteria lain yang juga penting alasannya yaitu ini menyangkut harga yang harus dibayarkan yaitu harga hosting itu sendiri yang tidak terlalu mahal namun space atau kuota yang disediakan cukup besar. Dan kriteria lainnya yang juga tidak kalah penting yaitu fitur Cpanel yang disediakan oleh hosting tersebut cukup lengkap menyerupai MySql dll, hal ini amat penting alasannya yaitu untuk isi sebuah website sepenuhnya akan tersimpan di hosting dan dengan fitur lengkap akan memudahkan untuk membackup semua data di blog yang kita miliki kalau terjadi masalah.
Hosting Luar Atau Dalam Negeri
Bisa dikatakan hampir sebagian besar hosting yang dijual di Indonesia yaitu reseller dari hosting luar negeri. Artinya harga akan menjadi berbeda dengan kuota yang juga berkurang. Hal ini wajar-wajar saja alasannya yaitu bisnis tentu saja untuk mengambil untung. Untuk mendapat hosting dalam negeri lebih gampang alasannya yaitu cukup membayar ke bank lokal Indonesia. Sebaliknya untuk mendapat hosting luar negeri agak sedikit repot alasannya yaitu sistem pembayaran yang belum umum di Indonesia yaitu dengan kartu kredit atau Paypal.
Kendala umum lainnya kalau terjadi down pada website dengan hosting luar negeri (USA) kita harus berkomunikasi dengan bahas Inggris untuk meminta pinjaman kepada penyedia hosting, dikarenakan perbedaan waktu atau jam kerja di Indonesia dan di Amerika pelayanan agak sedikit lambat.
Untuk Saya sendiri semenjak awal mempunyai website dengan self hosting tidak pernah membeli hosting dari dalam negeri. Sekali lagi jaminan kualitas cantik untuk hosting luar negeri tidak selamanya benar, selft hosting yang aku beli pertama kali dan dari luar negeri hanya bertahan selama enam bulan sesudah itu down dan tidak sanggup diakses sama sekali dan parahnya perusahaan tersebut tidak bertanggung jawab dengan memperlihatkan data base hosting ke customer. Singkat dongeng perusahaan tersebut sudah bangkrut.
Rekomendasi Hosting
Untuk Anda pemula yang ingin mencoba memakai self hosting dengan website sasaran market yaitu pembaca Indonesia, sanggup menentukan hosting dalam negeri. Problem website down sangat mungkin akan kita alami dengan cukup kontak via SMS atau telepone permasalahan cepat diatasi. Namun kalau sasaran market atau pembaca yaitu luar negeri sanggup memakai jasa penyedia website dari luar negeri (USA).
Untuk penyedia jasa hosting dalam negeri sangat banyak jumlahnya, sanggup di cari di google. Untuk penyedia jasa hosting luar negeri aku sarankan untuk memakai hosting dari Hawkhost atau Godaddy, dua penyedia hosting dan domain ini sudah terbukti ampuh baik dari pelayanan customer 24 jam dan jarang mengalami down.

0 Response to "Tips Menentukan Hosting Yang Berkualitas"
Post a Comment